Connect with us

iMusic

Single Terakhir Hagai Batara, Sebelum Album Peradanya Usai

Published

on

Setelah merilis tiga single, Hagai akan rilis single terakhir sebelum meluncurkan album perdananya. Single dengan tajuk “I Was The One” akan rilis pada Jumat, 28 Agustus 2020.

Lagu “I Was The One” berkisah tentang perjuangan dan usaha mempertahankan suatu hubungan. “Ini lanjutan lagu I Was Alone, tapi orang yang sebelumnya mau sama-sama jalan bareng sekarang udah nggak mau lagi”, ujar Hagai. Cerita lagu ini berangkat dari kisah dan pengalaman yang dialami Hagai secara pribadi.

Secara struktur, lagu ini tidak dibagi seperti pada lagu pada umunya.
“Di lagu ini nggak tahu mana yang chorus mana yang verse,” jelas Hagai.

Lagu ini dibagi dua bagian berdasarkan kisah yang menjadi ide lagu ini. Bagian pertama yang terasa lebih akustik menceritakan perasaan bersalah dan kehilangan akan seseorang, sedangkan bagian kedua yang terasa full band meneritakan usaha dan ajakan agar seseorang tersebut bersedia kembali bersama lagi.

Proses pembuatan lagu ini terbilang singkat. Berawal dari demo yang direkam dengan smartphone dan dengan iringan gitar akustik, lagu ini berkembang setelah memasukan instrumen lain seperti piano, drum, bass, dan string. Mixing dan mastering dikerjakan oleh Johanes Abiyoso yang juga mengisi bass pada lagu ini.

Hagai memutuskan untuk merilis lagu ini agar pendengar lebih mengenal jenis musik dalam album Rela dan Hentikan yang akan segera rilis. Setelah single terakhir bertajuk “Let Me Fall’ terasa sangat elektronik, lagu kali ini dikemas dengan format band.

Lagu ini merupakan materi yang dikerjakan paling terakhir dari lagu-lagu yang ada dalam album yang akan datang. Dikerjakan bulan Oktober 2019, lagu ini baru direkam pada Januari 2020. “Draft album sudah ada sebelum lagu ini dibuat, saat rekaman lagu ini, ada ide untuk sekalian masuk ke album”, jelas Hagai.

Artwork pada lagu ini dikerjakan sendiri oleh Hagai. Secara visual, artwork single “I Was The One” terdiri dari gabungan foto-foto dari orang yang dituju pada lagu ini. Artwork dibuat sendiri oleh Hagai agar kisah personalnya bisa lebih tergambarkan.

I Was The One” dapat didengarkan melalui layanan digital seperti Spotify, iTunes, dan sebagainya.Selain itu, “I Was The One” juga akan dirilis dalam bentuk lirik video di kanal Youtube Hagai Batara.

iMusic

Diangkat dari pengalaman pribadi, Duo Billkiss rilis video musik lagu “Maunya Kamu”

Published

on

iMusic.id – Duo pop asal Bogor, Billkiss, resmi merilis video klip terbaru berjudul “Maunya Kamu” pada 1 Januari 2026 melalui channel YouTube resmi mereka. Lagu ini menjadi penutup dari album perdana Billkiss yang telah dirilis sebelumnya, sekaligus menghadirkan nuansa ceria tentang perasaan jatuh cinta pertama.

“Maunya Kamu” dari Billkiss bercerita tentang momen sederhana saat pertama kali bertemu seseorang yang mampu membuat hati berdebar. Liriknya menggambarkan rasa malu, lirikan mata, hingga kebingungan khas orang yang sedang jatuh cinta, dikemas dengan bahasa ringan dan mudah diingat.

Inspirasi lagu ini datang dari pengalaman personal. Helvi, bassist Billkiss, menulis lagu ini saat terinspirasi dari sosok crush yang ia kagumi. Sementara itu, Maulin, berharap lagu ini dapat menghadirkan rasa bahagia bagi pendengarnya.

“Lagu ini kami buat supaya pendengar merasa happy dengan vibes-nya dan bisa jadi OST untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta,” ungkap Maulin, vokalis Billkiss.

Video klip “Maunya Kamu” dikemas dengan konsep sederhana dan apa adanya. Menampilkan Helvi dan Maulin bernyanyi serta bersenang-senang bersama dalam satu frame, video ini menonjolkan kehangatan dan chemistry tanpa konsep visual yang rumit.

Konsep ini dipilih agar pesan lagu tersampaikan secara jujur. Menariknya, video klip “Maunya Kamu” menjadi salah satu video tercepat yang diproduksi Billkiss karena dikerjakan bersamaan dengan dua video klip lainnya dalam satu periode produksi. Proses pengambilan gambar dilakukan di salah satu kafe di Bogor.

Seluruh personel Billkiss terlibat langsung dalam proses konsep dan produksi video klip ini.

“Maunya Kamu” menjadi lagu penutup di album pertama Billkiss, sehingga perilisan video klip ini memiliki makna penting sebagai penanda fase awal perjalanan musik mereka.

“Selamat menikmati karya terbaru Billkiss. Semoga lagu dan video klip ‘Maunya Kamu’ bisa menemani momen jatuh cinta kalian,” ujar Helvi.

Billkiss mengajak pendengar untuk menonton video klip ini di YouTube, serta membagikannya ke media sosial. Lagu “Maunya Kamu” juga diharapkan bisa menjadi kode manis untuk orang yang sedang disukai.

Kredit Video Klip

Sutradara / Director of Photography: Dicki Situmorang

Gaffer: Feri Anju Pratama Napitupulu

Best Boy: Andreas Valentino Tambunan

Production Assistant: Muhammad Alifa Aidhil Putra

BTS Video: Andreas Reza Leo Kristian

BTS Photo: Jordan Ramadhan

MUA: Dita

Kredit Lagu “Maunya Kamu”

Eksekutif Produser: Maulina Harris & Helvi Eriyanti

Arranger: Helvi Eriyanti & Taufiq Ilmawan (Qpot)

Song Writer: Helvi Eriyanti

Vocal: Maulina Harris

Backing Vocal: Helvi Eriyanti

Gitar: Moch Adib Syah

Drum: Muhammad Fadhil Naufal Salam

Keyboard: Akbar

Operator Studio: Ahmad Govar

Vocal Director: M Aditia Sahid (Acoy)

Mixing: Buyung Faiz

Continue Reading

iMusic

Band Bandung, Rutinitas Pagi remake lagu hits T-Five bertajuk “Kau”

Published

on

iMusic.id – Band ‘Rutinitas Pagi’ resmi meremaster lagu legendaris “Kau”, karya Yerri Meiryan yang dipopulerkan oleh T-Five. Dalam versi terbarunya, ‘Rutinitas Pagi’ menghadirkan warna musik yang lebih chill, dan fresh, tanpa menghilangkan nuansa romantis yang menjadi ciri khas lagu tersebut.  

Proses re-master dan re-interpretasi ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. ‘Rutinitas Pagi’ ingin menjaga kehangatan dan kesederhanaan notasi asli, namun memberikan sentuhan baru melalui produksi yang lebih halus, harmoni minimalis, serta groove santai yang menjadi identitas musik mereka.

“Kami tumbuh bersama lagu-lagu T-Five, dan ‘Kau’ adalah salah satu lagu yang paling membekas. Lewat versi ini, kami ingin memberi penghormatan dan juga memperkenalkan lagu ini kepada generasi baru,” ujar ‘Rutinitas Pagi’ dalam pernyataan resmi.

Aransemen terbaru dari ‘Rutinitas Pagi’ ini memperkuat sisi emosional lagu dengan penggunaan gitar clean bernuansa smooth, synth pad lembut, serta beat yang laid-back. Semua elemen tersebut berpadu menciptakan suasana yang lebih intim, cocok untuk menemani aktifitas para pendengarnya.

Versi remaster “Kau” dari ‘Rutinitas Pagi’ sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai minggu ini.

Tentang Rutinitas Pagi

Rutinitas Pagi adalah band pop modern yang dikenal dengan karakter musik ringan, hangat, dan mudah dinikmati. Mereka menggabungkan unsur pop, R&B, yang menjadi identitas khas dalam setiap rilisan mereka sehingga terdengar easy listening dan relate untuk para pendengarnya.

Continue Reading

iMusic

Tiara Andini eksplorasi berbagai lokasi di Singapura untuk video musik “Cinta Seperti Aku”

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis albumstudio kedua yang bertajuk “Edelweiss” pada 17 Oktober 2025 lalu, Tiara Andini perkenalkan video musik single “Cinta Seperti Aku” yang merupakansalah satu single dari delapan lagu yang berada di track list album “Edelweiss” tersebut.

Video musik “Cinta Seperti Aku” menampilkan kedalaman emosi dan kedewasaan Tiara Andini dengan latar keindahan lanskap Singapura yang beragam. Lagu ini juga mendapat apresiasi atas liriknya yang menyentuh dan jujur, dipadukan dengan tempo yang santai serta penyampaian yang ekspresif. Sekali lagi, Tiara berhasil mencuri hati para pendengar lewat suara khasnya.

Dalam video musik terbarunya ini Tiara Andini berkolaborasi dengan Singapore Tourism Board yang memvisualisasikan perjalanan Tiara Andini melalui fase patah hati, refleksi, hingga ‘kelahiran kembali’ lewat lanskap ikonik Singapura sebagai cerminan tahapan emosi dalam cinta dan penyembuhan. Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat menginspirasi audiens di Indonesia untuk menemukan momen inspiratif mereka sendiri di berbagai sudut Singapura yang berkesan.

Mohamed Hafez Marican, Area Director Singapore Tourism Board Indonesia, mengatakan:
“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Tiara Andini untuk menampilkan Singapura melalui video musiknya. Beragam Lokasi mulai dari area tepi perairan hingga atraksi alam menunjukkan tata kota Singapura yang ringkas, di mana beragam pengalaman dapat dijangkau dengan mudah. Lokasi-lokasi ini menggambarkan bagaimana setiap momen di Singapura selalu dekat dan mudah diakses, sehingga pengunjung dapat menciptakan kenangan bermakna dengan effortless.”

Video musik ini mengambil latar di berbagai lokasi di Singapura, termasuk Marina Barrage, Punggol Waterway, Bird Paradise di Mandai Wildlife Reserve, dan Sentosa Sensoryscape. Setiap lokasi menghadirkan karakter yang berbeda mulai dari pemandangan cakrawala terbuka, ruang hijau yang asri, hingga habitat alami yang kaya menciptakan suasana tenang dan imersif yang memperkuat narasi emosional dan reflektif. Dalam potongan behind-the-scenes, Tiara Andini juga membagikan cerita tentang pengalamannya yang singkat namun berkesan selama berada di Singapura, termasuk momen di SkyHelix Sentosa, Asian Civilisations Museum, serta lokasi-lokasi syuting lainnya.

Tiara turut membagikan antusiasmenya saat melakukan syuting di Singapura dan menemukan sisi-sisi baru Singapura yang belum pernah ia lihat sebelumnya,

“Aku senang banget bisa syuting di sini dan aku baru tahu ternyata di Singapura bisa lihat flamingo dari jarak dekat! Beneran dekat. Seru banget,” ujar Tiara.

Sejak perilisan album terbarunya Edelweiss, “Cinta Seperti Aku menjadi salah satu lagu favorit penggemar berkat nuansanya yang easy listening, melodi yang catchy, serta lirik yang relatable. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang terluka dan menyampaikan satu permohonan terakhir agar pasangannya mau berubah.

Untuk semakin mendekatkan diri dengan para penggemar setianya di Indonesia, Tiara Andini juga membagikan hadiah pilihan pribadi dari lokasi-lokasi berkesan di Singapura. Para penggemar dapat ikut serta untuk berkesempatan memenangkan item spesial tersebut, yang masing-masing dipilih langsung oleh Tiara Andini dan ditampilkan dalam video behind-the-scenes miliknya.

Continue Reading