Connect with us

iMusic

Didukung penyanyi – penyanyi berbakat, Vina Panduwinata luncurkan album “All About Vina Panduwinata”

Published

on

iMusic.idVina Panduwinata luncurkan album kompilasi yang berisi 9 lagu pilihan dengan melibatkan musisi – musisi dan penyanyi berbakat lintas generasi seperti Marshanda, Novia Bachmid, Dirly Dave, Satrina D’Mello, Citra Scholastika, Abdul Coffee Theory feat. Aryono HD & Iwan Abdulrachman, serta Michael Pelupessy.

Album kompilasi yang di beri judul “All About Vina Panduwinata” ini pertama kali dicetuskan dan dikonsep oleh Rino Hadisa yang lalu disambut dengan penuh semangat oleh Biru Langit Entertainment, Profesional Music (Pro M) dan G Music Studios sebagai team produksi dan bisnisnya.

“Album ini dibuat untuk melestarikan karya-karya atau hits single saya, agar bisa didengarkan oleh generasi muda. Saya sudah memproduksi album inisejak lebih dari lima tahun lalu bersama Bemby Noor, saya senang sekali akhirnya album kompilasi tersebut bisa didengarkan”, tutur Vina Panduwinata, selasa 22/01/25.

Bembi Noor selaku penata musik di album “All About Vina Panduwinata” mengaku cukup excited dalam menyelesaikan tugasnya di album yang CD fisiknya akan dijual digerai Richeese Factory tersebut.

“Proses produksinya agak memakan waktu lama tapi seru karena saya harus mampu mengeksplorasi dan mempertahankan karakter masing – masing penyanyi ini fresh dan dilahirkan kembali,” terang Bemby Noor.

Vina Panduwinata, diva legendaris Indonesia yang biasa di panggil dengan mama Ina ini telah menjalani karier yang sukses secara komersial sebagai artis solo sejak tahun 1980-an. Album “All About Vina Panduwinata” ini tercatat merupakan album ke 15 terhitung dari tahun 1981 hingga 2019. Banyaknya lagu Vina yang menjadi hits di industri musik nasional telah membuat Vinadinobatkan sebagai diva dan memperoleh penghargaan Lifetime Achievement 2006 di ajang AMI Awards.

Para penyanyi berbakat yang terlibat terlibat di album “All About Vina Panduwinata” sepakat merasa senang dan terhormat bisa bergabung di album sang diva.

“Saya bangga bisa ikut di album Mama Ina ini, apalagi saya dikasi kesempatan menyanyikan ulang lagu “Di Dadaku Ada Kamu” ujar Marshanda

“Senang banget bisa bergabung di proyek ini dan aku dipercaya untuk menyanyikan lagu “Cium Pipiku”…seru banget”, ujar Citra Scholastika.

Para penyanyi lain yang terlibat seperti Dirly, Abdul Coffee Theory, Novia Bachmid dan lain – lain juga mengutarakan rasa bahagia yang sama bisa tergabung di proyek album mama Ina ini.

Pada album ini Vina Panduwinata sendiri justru membawakan satu lagu karya Melly Goeslaw berjudul “Sampai Menutup Mata” yang pernah dipopulerkan oleh Acha Septriasa sebagai lagu tema dari film “Heart” pada tahun 2006. Di tangan Mama Ina lagu ini terdengar begitu indah.

Album musik “All About Vina Panduwinata” dapat diperoleh saat ini eksklusif hanya melalui jaringan distribusi Restaurant Richeese Factory yang tersebar di seluruh Indonesia, yang bisa dipesan melalui layanan online dan offline, melalui menu Combo Music yang tersedia dalam tiga varian menu yaitu :  Combo Music Fire Chicken, Combo Music Flying Chicken dan Combo Music Richicken.

Berikut list lagu dan penyanyi yang membawakannya di album “All About Vina Panduwinata” : “Sampai Menutup Mata” (Vina Panduwinata), “Dia” (Novia Bachmid), “Surat Cinta” (Michael Pelupessy), “Di Dadaku Ada Kamu” (Marshanda), “Biru” (Dirly Dave), “Kumpul Bocah” (Arbie Seo), “Logika” (Satrina D’Mello), “Burung Camar” (Abdul Coffee Theory feat. Aryono Huboyo Djati, Iwan Abdulrachman) dan “Cium Pipiku” (Citra Scholastika).

iMusic

Sabaton rilis single “Yamato” lengkap dengan video musiknya.

Published

on

iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.

Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.

Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.

Continue Reading

iMusic

Hampir menyerah di industri musik, Joanna Andrea rilis single “Tenanglah”

Published

on

iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.

Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.

Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.

“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.

Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.

Continue Reading

iMusic

Femm Chem luncurkan single baru berjudul “Nasida Liar”

Published

on

iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.

Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.

Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.

“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.

Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.

Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.

Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.

Continue Reading