Connect with us

iLive

Digelar di Gianyar, Singaraja Fest dukung kreatifitas lokal warga Bali

Published

on

iMusic.id –  Brand minuman lokal Singaraja yang baru saja diluncurkan pada awal 2019 silam kini telah menjadi salah satu produk minuman paling favorit bagi masyarakat Bali. Sebagai bentuk apresiasi yang tinggi kepada warga di pulau Dewata dan support terhadap kreativitas lokal dari musisi, kesenian, UMKM serta lainnya, maka produsen minuman Singaraja menggelar Singaraja Fest 2023.

Dengan menghadirkan konsep festival in the park, Singaraja Fest 2023 akan menyajikan tontonan live music yang memberikan hiburan seru, kegembiraan dan rasa kebersamaan dalam men-support kreativitas lokal. Sejumlah musisi nasional kenamaan dan local heroes Bali serta berbagai sajian menarik lainnya sudah dipersiapkan penyelenggara untuk hadir di wadahnya kreativitas orang-orang Bali ini pada hari Sabtu tanggal 27 Mei 2023 di Keramas Aero Park, Gianyar, Bali.

Panggung Singaraja Fest 2023 akan menampilkan sederet musisi top Bali diantaranya yaitu Superman Is Dead (SID), Lolot Band, Bagus Wirata, Joni Agung & Double T, Jun Bintang & The Strongking, Kis Band, Rajawali Ingkar Janji dan Scared of Bums. Turut memeriahkan pula sejumlah musisi nasional seperti Gigi, Tipe-X, Kangen Band serta Parade Hujan (Payung Teduh x Pusakata).

“Singaraja Fest 2023 merupakan bagian dari Prost Fest yang juga menjadi ruang untuk menunjukkan keberagaman skena musik dan industri kreatif di pulau Bali. Di Singaraja Fest juga menyediakan ruang di mana para penggiat industri kreatif lokal bisa menunjukkan hasil karya mereka. Dalam jangka panjang Singaraja Fest akan menjadi ruang inkubasi talenta lokal Bali dan juga luar pulau, sehingga proses regenerasi di skena musik dan industri kreatif Bali bisa lebih baik,” beber Muhamad Aldian, Program Director Singaraja Fest.

“Tentunya kami sangat bangga bisa terlibat dan mendukung penuh event Singaraja Fest 2023. Sebab keberadaan Singaraja Fest yang digelar sebagai bentuk dukungan kreativitas lokal khususnya di Bali diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya kesempatan bagi para musisi dan seniman lokal berbakat untuk mempertunjukkan hasil karyanya di event yang besar ini, ujar Dewa Budjana, sang gitaris Gigi band.

“Jika berkaca pada perjalanan band kami saat merintis dulu, musisi-musisi lokal Bali sangatlah beruntung dengan adanya Singaraja Fest ini. Karena sudah pasti ini menjadi wadah yang begitu istimewa buat mereka-mereka yang ingin tampil memperdengarkan karyanya dan saya rasa bisa menjadi batu loncatan untuk tampil di skala yang lebih luas lagi. Semoga event seperti ini bisa ada di daerah-daerah lain guna mendukung musisi lokal yang kemudian mampu hadir di kancah nasional,” ucap Andika Mahesa vokalis Kangen Band.

“Kami ucapkan terima kasih  kepada segenap masyarakat yang berada di pulau Dewata dan sekitarnya, atas support-nya di gelaran Singaraja Fest sebagai wadahnya kreativitas Bali. Kami telah menyiapkan sebuah paket hiburan yang seru dan sangat sayang untuk dilewatkan. Bukan hanya pertunjukan musik dari musisi top Bali dan generasi penerusnya serta dimeriahkan pula oleh band-band besar nasional, tapi juga sebuah ekosistem ekonomi kreatif yang positif. Lokal support lokal!,” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.

Tiket Singaraja Fest 2023 sudah habis alias sold out! Namun demikian untuk tetap mengakomodir besarnya animo masyarakat yang ingin datang, direncanakan ada penjulan tiket reguler akan tetapi tanggal dan mekanismenya akan diberitahukan lebih lanjut oleh pihak penyelenggara melalui website www.singarajafest.com . Dan hanya di Singaraja Fest 2023 setiap pengunjung ternyata memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hadiah doorprize berupa sebuah sepeda motor.

Sebagai informasi tambahan,  ajang Singaraja Fest ini khusus bagi yang berusia 21 ke atas.

iLive

Band – band cadas tampil di “Thrash Attack”, simak line up nya!

Published

on

iMusic.id – “Thrash Attack” adalah sebuah perhelatan konser musik yang di gagas sebagai ruang pengembangan dan penguatan ekosistem musik metal. Acara yang digagas dan digelar oleh Surau Kreasi Indonesia ini menjadi pertemuan bagi musisi, komunitas dan penikmat musik keras untuk saling terhubung, berkolaborasi serta memperluas jaringan skena.

Di selenggarakan di Fairway Café, Bogor pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, “Thrash Attack” melibatkan dan menampilkan band – band thrash nasional maupun internasional. Menghadirkan 302 (Malaysia), Antologi (Singapura), Inheritors (Malang), Divine (Jakarta), Fragor (Bogor), Traxion (Jakarta), Backsight (Bandung), Tantrum (Kab.Bogor) dan Rain of Doom (Bogor), gigs ini tidak hanya mendorong tidak hanya mendorong pertumbuhan skena metal lokal, namun juga membawa semangat pertukaran budaya dan solidaritas antara komunitas underground Asia.

Sambil memperkuat posisi kota Bogor dalam peta musik keras Nasional, konser musik “Thrash Attack” ini dilahirkan oleh Surau Kreasi Indonesia sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan karya dan program yang relevan, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi industri kreatif dan bagi komunitas yang terlibat.

Surau Kreasi Indonesia adalah ruang kreatif yang berfokus pada pengembangan ide, karya dan kolaborasi lintas sektor industri kreatif. Surau Kreasi Indonesia hadir sebagai ruang yang mengintegrasikan kreatifitas, profesionalisme dan nilai kolaboratif. Surau Kreasi Indonesia menaungi “Surau Creative” yang bergerak di bidang event organizer yang mengerjakan gigs “Thrash Attack”, “Surau Records” sebagai label rekaman, management talent dan pengembangan talenta musik, “Bogor Underline” sebagai media yang mengangkat budaya, komunitas dan dinamika kreatif lokal serta “Nocturn” yang berfokus pada clothing dan merchandise.

Konser “Thrash Attack” didukung oleh media partner dan komunitas – komunitas kreatif seperti : Bogor Underline, Buitenzorg Metalheads, Kisruh, Kaset.id, Cadaazzdotcom, iMusic.id, Cadaazz Pustaka Musik, Intip Musik, Aku Punya Musik, JRP Production, Jam’s Music Store, Battle Vest Assault dan Fairway Café, Bogor.

Sampai jumpa di “Thrash Attack” wahai para metalhead!!

WE AWAIT YOUR ARRIVAL!

THRASH TOGETHER, ATTACK TOGETHER!!

Continue Reading

iLive

Tampilkan banyak line up, Hunter Festival 2026 digelar pada 25 April

Published

on

iMusic.id – Dunia musik reggae Tanah Air kembali diramaikan dengan hadirnya “Hunter Festival 2026”, sebuah festival musik reggae yang akan digelar pada 25 April 2026 di Samanea Kuliner Junction, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Event ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan hari jadi ke-2 Hunter Beer and Cafe di Samanea.

Mengusung tema #SilaturReggae, festival “Hunter Festival 2026” ini hadir bertepatan dengan momen Idulfitri, menjadikannya sebagai ajang silaturahmi, nostalgia, sekaligus perayaan kebersamaan bagi para musisi dan penikmat reggae, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Hunter Festival 2026” akan menghadirkan deretan musisi reggae ternama yang telah dikenal hingga kancah nasional, di antaranya Coconuttreez, Momonon, Dhyo Haw, Sejedewe, High Therapy, Republik 21, serta banyak penampil lainnya seperti Ballereoth, Smile Morning, Feel High, Achin Gold Lion, Owl Jams, Moral Dilema, DJ DND, dan R Kustik.

Tak hanya musisi reggae, pada event “Hunter Festival 2026” ini akan hadir juga musisi yang tengah naik daun dengan genre pop rock yaitu Sultan Fraya, sebagai band kehormatan.

“Kami ingin menciptakan ruang yang hangat, penuh energi positif, dan mempererat kebersamaan lewat musik reggae,” ujar Koko Wahyu, Project Manager Hunter Festival 2026.

Dalam hal tiket, penjualan presale telah resmi ditutup pada 1 April 2026 pukul 15.00 WIB. Saat ini, penjualan telah memasuki tahap normal dengan rincian harga sebagai berikut:

  • Regular A: Rp100.000
  • Regular B: Rp85.000
  • VIP A: Rp200.000
  • VIP B: Rp175.000

Tiket dapat dibeli secara online melalui website resmi di www.hunterfestivalgroup.com, serta akan disediakan juga banyak loket penjualan on the spot untuk memudahkan pengunjung.

Hunter Festival 2026 menyediakan total 2.000 tiket bagi para penikmat reggae untuk bernyanyi dan bersenang-senang bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Lebih dari sekadar festival, Hunter Festival diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan. Bang Sur selaku promotor event mengatakan, nama ‘Hunter’ sendiri akan dirancang untuk menjadi sebuah event organizer yang bakal menggandeng banyak komunitas, diawali dari komunitas reggae.

“Setelah Hunter Festival 2026, akan dijalankan tur di Tangerang bersama band-band reggae baru. Kita promosikan bersama Hunter,” ucapnya.

Harapannya, festival ini juga dapat berkembang menjadi rangkaian tur kecil yang menjangkau berbagai kota di Indonesia, sekaligus melibatkan musisi lokal di setiap daerah yang dikunjungi.

Dengan semangat #SilaturReggae, “Hunter Festival 2026” siap menjadi salah satu perayaan musik reggae terbesar dan paling berkesan di tahun ini.

Untuk informasi lebih lanjut:

Website: www.hunterfestivalgroup.com

Continue Reading

iLive

Gelar konser “Pranayama”, Dewa Budjana libatkan musisi – musisi terbaik

Published

on

iMusic.id – Gitaris, komposer, dan produser musik ternama Indonesia, Dewa Budjana, akan menggelar konser bertajuk “Pranayama” pada 10 April 2026 PK. 19.45 WIB di DeConcert Room, Deheng House, Jakarta Selatan.

Konser ini menjadi momen spesial, menandai kembalinya Dewa Budjana dalam format konser tunggal setelah cukup lama tidak tampil dalam setting intimate. Mengusung konsep yang lebih personal dan mendalam, “Pranayama” menawarkan pengalaman musikal yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan.

Dikenal sebagai salah satu pendiri grup GIGI, Budjana terus mengeksplorasi musik lintas genre melalui berbagai proyek internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif merilis karya melalui Moonjune Records, termasuk album “Dawai in Paradise, Mahandini, Surya Namaskar, hingga rilisan terbarunya “Prague Nayama” (2025) yang melibatkan Prague Symphony Orchestra.

“Saya ingin menghadirkan pengalaman musik yang lebih dekat dan jujur dengan penonton. ‘Pranayama’ bukan sekadar konser, tapi perjalanan rasa,” ujar Dewa Budjana.

Dalam konser ini, Budjana akan membawakan sejumlah karya dari album terbarunya seperti “On the Way Home, Dreamland” dan “Karma”, yang sebelumnya direkam secara live di Praha, Republik Ceko, sebuah proses yang penuh tantangan sekaligus eksploratif secara musikal.

Ia akan tampil bersama musisi-musisi yang telah lama berkolaborasi dengannya, yaitu Shadu Rasjidi (bass), Yandi Andaputra (drum), Dio Siahaan (synthesizer), Irsa Destiwi (piano), serta Jaeko Siena (perkusi & suling). Konser ini juga akan menghadirkan penampilan spesial dari Endah Widiastuti (vokal & gitar).

Sebagai venue, Deheng House menghadirkan ruang pertunjukan yang dirancang untuk pengalaman musik yang lebih intim dan berkualitas. DeConcert Room dilengkapi dengan sistem tata suara, pencahayaan, dan visual (LED) yang mendukung eksplorasi artistik secara maksimal.

Menurut Founder Deheng House, Lexi M. Budiman, konser ini merupakan bentuk apresiasi terhadap musisi yang telah memberikan kontribusi besar bagi industri musik Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan ruang di mana musik bisa dinikmati lebih dekat, lebih hangat, dan lebih bermakna,” ujarnya.

Selain aktif bermusik, Dewa Budjana juga dikenal melalui inisiatif sosial seperti Gitaris Untuk Negeri, yang secara konsisten menggalang dana untuk korban bencana alam di Indonesia.

Dengan kapasitas terbatas dan konsep intimate, konser ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan eksplorasi musikal Dewa Budjana secara lebih dekat.

Tiket tersedia dengan harga Rp 300.000 – Rp 500.000 dan dapat diperoleh melalui platform penjualan tiket resmi.

Continue Reading