iMusic.id – Band blues, Gugun Blues Shelter baru saja merilis album live bertajuk “Live Unplugged”, Jumat 02/05/25. Sesuai dengan judul albumnya, untuk album terbaru ini, Gugun Blues Shelter / GBS menyuguhkan full album dengan konsep live recording dengan format akustik atau biasa disebut Unplugged.
Menampilkan 10 track list lagu, Gugun Blues Shelter melakukan proses rekaman materi album tersebut saat mereka menggelar konser intim pada bulan Februari 2025 lalu. Konser yang di selenggarakan di Rendezvoo Coffee & Eatery tersebut di rekam dengan penanganan rekaman audio yang memang dilakukan secara professional oleh pihak AFE Records selaku label yang menaungi Gugun Blue Shelter.
Dengan modal tingginya pengalaman menjejakkan kakinya di berbagai panggung musik nasional maupun internasional plus terus menjaga konsistensi dalam berkarya, Gugun Blues Shelter mampu menyelesaikan proses rekaman live yang banyak mengalami kendala tekhnis saat disaat konsernya.
“Kendalanya cukup banyak, ada beberapa kesalahan kecil yang biasa terjadi di konser – konser musik pada umumnya seperti pemilihan nada yang tidak tepat, sound yang kotor sampai denga nada salah satu cymbal yang jatuh di tengah – tengah lagu, tapi show must go on khan. Setelah proses rekaman live selesai juga ada penambahan dub seperti masuknya tambourine yang menyusul. Tapi semua kendala tersebut malah membuat hasil rekamannya jadi seru siy”, jelas Gugun, leader dan founder Gugun Blues Shelter.
Pemilihan 10 lagu untuk dimasukan ke dalam track list album “Live Unplugged” ini dilakukan Gugun mewakili perjalanan karir Gugun Blues Shelter dari album debut mereka sampai dengan album – album selanjutnya dengan komposisi 7 lagu lama dan 3 lagu baru yang khusus diaransemen ulang dengan format akustik. List lagu di album “Live Unplugged ini adalah : “$20, Mobil Butut, Forgive Me, Putus Cinta, Holding On, Sweet Looking Woman, Keep Stronger, Bad Politician, Heart Breaker” dan “When I See You Again”.
Berbeda dengan album “Coming Out” yang berhasil meraih piala AMI Awards 2024, di album “Live Unplugged” Gugun menyajikan karya lagu yang lebih personal dan organik dengan nuansa yang lebih intim dan emosional seolah mengajak pendengar duduk lebih dekat dan menyimak langsung energi jujur dari tiap notasi dan lirik yang dinyanyikan Gugun.
Dalam album “Live Unplugged” ini, Gugun mengajak pendengar merasakan sisi lain dari lagu – lagu mereka, dipersembahkan dalam format akustik yang lebih intimate. Tanpa distorsi elektrik, mereka menonjolkan kehangatan dan kedalaman setiap nada dengan instrumen akustik yang memukau sambil menjaga esensi blues yang sudah menjadi ciri khas mereka.
Selain dirilis secara digital di berbagai platform musik, “Live Unplugged” juga hadir dalam format video klip yang dirilis per minggu di kanal YouTube AFE Records. Seluruh visualnya direkam dengan konsep sederhana namun hangat, mengambil lokasi di Rendezvoo Coffee & Eatery yang memperkuat kesan akustik yang santai dan dekat.
“Saya senang akhirnya album “Live Unplugged” ini bisa cepat dirilis, Saya berterima kasih karena Gugun masih terus percaya berkolaborasi dengan AFE Records, semoga album ini bisa sukses dan di terima di tengah – tengah masyarakat. Video tiap lagunya akan kita rilis setiap minggu dan merespon usulan teman – teman media untuk di buatkan album fisik atau bahkan boxsetnya nanti saya diskusikan dengan Gugun langsung”, ungkap Hendy Ahmad selaku Owner dari AFE Records.
Album “Live Unplugged” sudah tersedia di seluruh platform musik. Selamat Gugun Blues Shelter. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati pengalaman musikal yang lebih mendalam dari Gugun Blues Shelter!
iMusic.id – Band metalcore REVIND resmi mengumumkan perilisan single ketiga mereka yang berjudul “Darkest Hour”, yang akan dirilis hari ini 16 Januari 2026. Lagu ini melanjutkan perjalanan musikal REVIND setelah sebelumnya merilis single kedua “Hands of Hope” pada Juli 2025.
“Darkest Hour” menghadirkan sisi paling gelap dan emosional dari REVIND. Lagu ini mengangkat tema kesepian, ketakutan, kehilangan arah, serta pergulatan batin yang dialami seseorang ketika berada di titik terendah dalam hidupnya. Dengan lirik yang intens dan atmosfer kelam, REVIND mengekspresikan konflik antara keputusasaan dan harapan untuk menemukan jalan pulang.
Secara musikal, “Darkest Hour” memadukan karakter khas metalcore: riff agresif, scream yang penuh emosi, serta chorus melodik yang kuat, menciptakan dinamika antara amarah dan kerentanan. Lagu ini menjadi refleksi jujur dari REVIND tentang “sisi gelap” manusia, sekaligus jeritan untuk keluar dari penderitaan.
Single ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian menuju album penuh debut REVIND yang berjudul “Chronosphere”. Setelah “Darkest Hour”, REVIND telah menjadwalkan perilisan single keempat bertajuk “Forever Still” pada Februari 2026, yang akan menjadi hidangan penutup sebelum album panjang tersebut resmi diperkenalkan ke publik.
Melalui “Chronosphere”, REVIND ingin mengajak pendengar menyusuri perjalanan waktu emosional dari kehancuran, harapan, hingga penerimaan dengan “Darkest Hour” sebagai salah satu titik tergelap dalam narasi tersebut.
Single “Darkest Hour” akan tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 16 Januari 2026.
Credits“Darkest Hour”
Written by Riza Novandra
Produced by Edwin Satria at Rmera Studio
Mixing & Mastering at Torch Production Studio by Awang Pratama
iMusic.id – Creator Media dengan bangga mengumumkan peluncuran Original Motion Picture Soundtrack untuk film horor terbaru “Penunggu Rumah : Buto Ijo”, sebuah reimajinasi modern dari cerita rakyat Timun Mas. Lagu berjudul “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dibawakan oleh Ardina Rasti, menghadirkan nuansa emosional yang kelam, intim, dan penuh ketegangan.
Mengusung genre Dark Pop / Pop, lagu yang berhasil dibawakan Arina Rasti dengan baik ini menjadi elemen penting yang memperkuat atmosfer film—bukan hanya sebagai pengiring, tetapi sebagai representasi batin tokoh utama yang dibalut rasa cinta, pengorbanan, dan luka masa lalu yang tak pernah benar-benar sembuh.
Diciptakan oleh Riani Sovana, dinyanyikan oleh Ardina Rasti dengan produksi musik oleh Denny Chasmala dan Riani Sovana, “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” menyajikan komposisi yang minimalis namun menghantui, sejalan dengan tema horor psikologis yang diusung film “Penunggu Rumah : Buto Ijo”. Liriknya merefleksikan janji, perlindungan, serta konsekuensi dari pilihan-pilihan kelam yang diambil demi orang yang dicintai.
Keterlibatan Ardina Rasti sebagai pengisi soundtrack memberikan dimensi emosional yang kuat. Karakter vokalnya yang lembut namun tegas berhasil menangkap rasa getir, harap, dan ancaman yang menjadi inti cerita film ini.
Single “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dirilis di bawah label Creator Media, dengan dukungan Bersama Entertainment, dan kini telah tersedia di berbagai platform digital, termasuk Spotify.
Penunggu Rumah: Buto Ijo merupakan film horor modern yang mengadaptasi secara bebas legenda rakyat Timun Mas, menghadirkan kisah teror, perjanjian masa lalu, dan konsekuensi yang menagih korban. Film ini menggabungkan elemen horor folklor Indonesia dengan pendekatan sinematik kontemporer.
iMusic.id – Membuka tahun baru ini, penyanyi & penulis lagu Idgitaf menghadirkan single terbarunya yang berjudul “Rutinitas”. Lagu ini merupakan single kedua setelah Gita merilis “Sedia Aku Sebelum Hujan” pada awal Oktober 2025, lagu yang disambut hangat oleh pendengar musik Indonesia.
Idgitaf meyakini bahwa lagu “Rutinitas” dapat menjadi penanda sebuah awal yang tidak biasa, sebuah karya jujur yang menyambut kenyataan bahwa tidak semua orang memulai tahun dengan kebahagiaan baru.
“Aku menulis lagu ini saat berada dalam fase overthinking ketika menghadapi begitu banyak orang yang baik di sekitarku, khususnya pasanganku. Ini justru bikin aku berpikir apakah aku bisa berlama-lama dengan mereka,” kata Idgitaf.
“Misalnya ada banyak sekali tempat memorable dan kenangan bersama. Lalu aku bertanya-tanya kalau suatu hari kami berpisah apakah aku bisa kembali ke tempat-tempat itu dan merasakan hal yang sama? Atau justru aku menghindari hal itu? Ada rasa khawatir dan bingung, apakah ini berarti aku akan punya rutinitas baru?” tambah Idgitaf
Idgitaf dikenal dengan lagu-lagu seperti “Takut, Semoga Sembuh, maupun “Satu-Satu” yang dianggap mampu menjangkau banyak pendengar berkat kekuatan lirik yang sederhana sekaligus menyentuh. Album penuh perdananya yang berisi sembilan lagu, Mengudara, dirilis pada tahun 2023. Idgitaf menjadi nomine di Festival Film Indonesia 2025 dalam kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik untuk lagu “Berakhir di Aku” (OST Home Sweet Loan)
Sebagai single yang terbit setelah “Sedia Aku Sebelum Hujan”, “Rutinitas” mengusung gaya lirik yang cukup berbeda. Kala “Sedia Aku Sebelum Hujan” menawarkan kesanggupan dan keteguhan, “Rutinitas” lebih diwarnai rasa pesimis dan khawatir tentang masa depan. Warna musiknya hampir serupa, yaitu pop dengan imbuhan unsur musik country serta lirik yang bersahaja sekaligus mengena. Gitar akustik mengalun sendu di awal kemudian ditemani instrumentasi musik yang menggugah, dan pengandaian sederhana di bagian chorus berupa “Deras hujan pun reda” mendorong pendengar yang mungkin berada di posisi sama untuk terus melanjutkan hidup.
Dua single “Sedia Aku Sebelum Hujan” dan “Rutinitas” merupakan rangkaian dalam album kedua Idgitaf yang akan terbit pada tahun 2026. Ia mengutarakan bahwa album barunya akan cukup berbeda, dalam hal karya tersebut akan banyak mengurai tentang cinta dan refleksi dirinya.
Dirilis oleh label Idgitaf Musik bekerja sama dengan KithLabo, lagu “Rutinitas” akan dirilis pada 5 Januari 2026 di semua digital streaming platform. Menyusul pula video musik lagu ini akan tayang di kanal YouTube Idgitaf pada 11 Januari 2026.