iMusic-id – Usai merilis album religi pada Ramadhan akhir maret 2023 lalu, Tia Veres kembali meluncurkan single religi berjudul “Rinduku Pada Rosul”.
Single “Rinduku Pada Rosul” ini melengkapi track list lagu di mini album religi Tia Veres yang rilis di moment Ramadhan maret 2023 lalu karena ada sedikit salah komunikasi dengan pihak aggregator yang menginfokan bahwa syarat merilis mini album itu harus minimal mempunyai 5 judul lagu.
“Saya pernah cerita sama teman – teman media ya bahwa ada info yang menyatakan bahwa mini album itu harus minimal punya 5 lagu, sementara saya siapnya hanya 4 lagu dan ke empat lagu itu sudah saya daftarkan di pihak aggregator, Jadi saya langsung tulis lagu kelima, namun karena ternyata 4 lagu yang sudah saya daftarkan itu bisa dirilis, akhirnya lagu kelima “Rinduku Pada Rosul” ini saya rilis belakangan di moment Idul Adha saja”, jelas Tia Veres.
Lagu “Rinduku Pada Rosul” ini termasuk lagu yang paling singkat di tulis oleh Tia Veres, penyanyi yang kini juga punya program podcast pribadi di official channel youtube nya tersebut menulis lirik dan nada lagu ini hanya dalam waktu kira – kira 30 menit saja.
“Ide dari pembuatan lagu “Rinduku Pada Rosul” ini sebenarnya datang dari adik saya Imam yang mengusulkan untuk membuat lagu dengan tema rindu pada rosul, karena dikejar deadline untuk membuat lagu kelima saya buru – buru dan saat itu juga langsung menulis lagu tersebut dalam waktu kurang lebih 30 menit”, ujar Tia
Untuk pembuatan musik dan aransemen Single religi “Rinduku Pada Rosul” ini masih dipercayakan Tia Veres pada Halid Lamando yang selama ini selalu menjadi aranjer dari lagu – lagu karya Tia dan sekaligus menjadi partner bermusik yang selalu siap membantu Tia mencari chord memakai gitar ketika Tia mendapatkan inspirasi lagu – lagu baru.
Single “Rinduku Pada Rosul” ini mempunyai makna yang sangat mendalam untuk seluruh insan yang mendengarkan lagunya, Tia menjelaskan bahwa ada pesan khusus Ketika kita menyimak lirik yang Tia tulis di lagu ini.
“Sebagai umat muslim kita pasti merindukan rosul dan endingnya tuh disaat kita sudah tidak ada di dunia ini maka kita akan selalu ingin bersama – sama dengan rosul di Jannah nya Allah. Oleh karena itu saya mengajak teman – teman yang beragama muslim untuk selalu merindukan rosul”, terang Tia
Untuk proses produksinya, lagu “Rinduku Pada Rosul” yang beat musiknya medium ini berlangsung lancar karena dibantu oleh Halid Lamando dan Imam sang adik yang selalu memberikan masukan di dalam proses aransemennya. Imam sendiri terlibat membantu penuh mulai dari memberi masukan ide, proses mereview aransemen musik sampai dengan pembuatan cover art work sekaligus menjadi videografer kegiatan Tia Veres.
Sebagai solois, Tia Veres tidak hanya produktif merilis single tapi juga mulai merambah menjadi konten kreator melalui progtam Tia veres Podcast yang berjudul “Talk To Me”. Tia sendiri mengaku mampu membagi waktu dengan baik dalam mengembangkan seluruh skill entertainmentnya sambil mengurus kegiatan anak – anak dan keluarganya.
Untuk kedepannya Tia Veres akan merilis mini album pop rock di tahun depan sekaligus akan berkolaborasi dengan salah satu musisi yang sudah di targetkan namun masih dirahasiakan namanya.
“Saya tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan musisi siapa saja asalkan cocok dan klik dengan saya, saya welcome dengan semua musisi, apalagi saya pengen banget merilis lagu yang bergenre country, ada gak kira – kira musisi yang mau berkolaborasi dengan saya memainkan music country”, tanya Tia.
Tia Veres berharap single “Rinduku Pada Rosul” ini dapat diterima oleh sahabat Tia Veres dan seluruh masyarakat Indonesia serta bisa di terima di negara – negara tetangga juga.
Single “Rinduku Pada Rosul” yang video klipnya akan segera dibuat ini sudah bisa di nikmati melalui seluruh digital store dan digital platform kesayangan kalian.
iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.
Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.
Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.
iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.
Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.
“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.
Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.
iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.
Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.
Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.
Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.
Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.